Notification

×

Iklan 970𝚡250

Menu Bar

Hati-Hati Bermedia Sosial: Rizky Andika Saputra Jadi Korban Pencemaran Nama Baik

05 April 2025 | April 05, 2025 WIB | 015 Views Last Updated 2025-04-05T12:09:30Z



SUKAPURWA NEWS

SukapurwaNews – Masyarakat diimbau untuk lebih bijak dalam menggunakan media sosial. Jangan sampai niat memviralkan sesuatu justru berujung mencoreng nama baik orang lain. Seperti kejadian yang baru-baru ini dialami oleh Rizky Andika Saputra, warga Kabupaten Batubara, Sumatera Utara.


Kasus ini bermula dari kerja sama Rizky dengan seorang pengusaha kuliner yang dikenal sebagai owner Ketoprak Mie Rendang Khas Jakarta – Jogja. Rizky mengaku awalnya dimintai tolong untuk mencarikan karyawan. Ia pun berhasil mengajak enam orang untuk bekerja sama dengan pihak tersebut, tanpa imbalan atau bahkan ucapan terima kasih.


Pada akhir Desember, Rizky bersama rekannya dari Batubara diberangkatkan ke Yogyakarta dengan ongkos Rp1,5 juta per orang. Namun, menurut Rizky, tidak ada perjanjian secara tertulis maupun lisan bahwa ongkos tersebut menjadi hutang yang harus dibayar jika suatu hari ia memutuskan berhenti bekerja.


Selama tiga bulan bekerja, Rizky merasa tidak mendapat kejelasan mengenai hak-haknya. Janji kenaikan gaji dan pelunasan ongkos perjalanan yang dijanjikan di akhir Februari, kemudian diundur ke Maret, lalu ke April, tanpa realisasi.


“Saya pikir karena saya sudah bantu carikan orang, beliau akan ada pengertian. Tapi ternyata tidak. Ketika saya menyatakan ingin pulang, beliau mengatakan boleh, asal membayar Rp1,5 juta, padahal sebelumnya dikatakan sudah lunas,” ujar Rizky.


Yang lebih memprihatinkan, setelah memutuskan keluar karena ketidaknyamanan dalam hubungan kerja, Rizky justru diviralkan dan dituduh mencuri uang karyawan. Postingan itu diunggah oleh akun Facebook atas nama @Harun, yang diketahui merupakan owner Ketoprak Mie Rendang Khas Jakarta – Jogja yang berlokasi di Sleman, Yogyakarta.


Tim redaksi Sukapurwa News telah mencoba menghubungi akun tersebut via WhatsApp untuk meminta klarifikasi. Namun, tanggapan yang diterima justru bernada tidak menyenangkan dan mengandung unsur ancaman. Meskipun postingan sudah dihapus, jejak digital berupa tangkapan layar telah diamankan oleh korban.

Hingga berita ini diturunkan, pihak korban menyatakan akan melaporkan kasus ini ke pihak berwajib jika tidak ada itikad baik dari pihak yang bersangkutan untuk meminta maaf dan memberikan klarifikasi, baik melalui media sosial maupun secara langsung.


Sukapurwa News mengingatkan seluruh masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam bermedia sosial. Jangan sampai tindakan gegabah mencoreng nama baik orang lain dan berujung masalah hukum

Red:Sukapurwa News 

×
Berita Terbaru Update